M Zaki Kaditama, Dalang Bocah asal Yogyakarta, dengan lakon Chandrabirawa Sang Bagaspati

M Zaki Kaditama, Dalang Bocah asal Yogyakarta, dengan lakon Chandrabirawa Sang Bagaspati
Share Button
SELANJUTNYA

Arik Mulyadi, Dalang Bocah asal Banten, dengan lakon Sang Hyang Paksi Ulung

Arik Mulyadi, Dalang Bocah asal Banten, dengan lakon Sang Hyang Paksi Ulung
Share Button
SELANJUTNYA

Daffa Sakrisna Prasetyo, Dalang Bocah asal Madiun, dengan lakon Katresnan Kang Sinamun

Daffa Sakrisna Prasetyo, Dalang Bocah asal Madiun, dengan lakon Katresnan Kang Sinamun
Share Button
SELANJUTNYA

M Raffi Nur Fauzy, Dalang Bocah asal Tulungagung dengan lakon Babat Wanamarta

M Raffi Nur Fauzy, Dalang Bocah asal Tulungagung dengan lakon Babat Wanamarta
Share Button
SELANJUTNYA

Ferdiansyah, Dalang Bocah asal Banten dengan lakok Gatotkaca Tanding

Ferdiansyah, Dalang Bocah asal Banten dengan lakok Gatotkaca Tanding
Share Button
SELANJUTNYA

Anrian, Dalang Muda Asal Banjarmasin, dengan lakon Anggada Balik

Anrian, Dalang Muda Asal Banjarmasin, dengan lakon Anggada Balik

Dari sisi tampilan, Wayang Banjar memang punya keunikannya sendiri. Sekilas, Wayang Banjar mirip dengan Bali yang menyajikan tampilan bayangan Wayang kepada penonton. Namun dari sisi iringan musik dan cerita, berbeda dengan Bali. Satu yang paling berbeda dan tidak dimiliki daerah lain adalah Lampu Barencong yang menjadi kekhasan Wayang Banjar. Dukungan dari Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terhadap Wayang Banjar sendiri bisa dibilang cukup intens. Terlihat saat Anrian dimintai wawancara selepas mentas pun, pihak…

Share Button
SELANJUTNYA

Aril Miftahul Ulum, Dalang Bocah Asal Lampung: Sejak Cilik Ingin Jadi Dalang

Aril Miftahul Ulum, Dalang Bocah Asal Lampung: Sejak Cilik Ingin Jadi Dalang

Pemilihan Gagrak Yogyakarta diakui Aril Miftahul Ulum karena dorongan dari Sang Ayah. Meski asli berasal dari Lampung, Pemilihan Gagrag Yogyakarta dikarenakan gayanya yang dianggap sudah mapan ketimbang beberapa gaya lainnya. Peran Sang Ayah terasa sangat kental dalam diri Aril. Meski demikian, Aril sendiri memang sudah sedari kecil berkeinginan menjadi Dalang. Bukan cuma sekedar Dalang biasa, tapi juga Dalang yang kondang dan laris.

Share Button
SELANJUTNYA

Sentanu Wijaya, Dalang Bocah asal Jakarta: Menjadi Dalang Adalah Cita-cita Dan Kebanggaan

Sentanu Wijaya, Dalang Bocah asal Jakarta: Menjadi Dalang Adalah Cita-cita Dan Kebanggaan

Lingkungan pergaulan Sentanu, baik dii rumah maupun di sekolah, mungkin bukanlah kondisi ideal bagi anak yang bercita-cita menjadi Dalang. Sentanu mengaku tidak memiliki kawan yang suka dengan Wayang. Saat ditanya adakah kondisi tersebut membuatnya malu karena memiliki cita-cita relatif berbeda dengan teman sebayanya, dengan cepat Sentanu menjawab, tidak. Remaja 15 tahun ini justru mengaku bangga memiliki cita-cita menjadi Dalang. Apa yang dilakukan Sentanu mungkin bisa menginspirasi anak-anak lainnya dalam hal keteguhan memperjuangkan prinsip atau cita-cita…

Share Button
SELANJUTNYA

M. Setyo Mukti, Dalang Muda asal Lampung: Tak Punya Darah Dalang, Kegigihan Menjadi Kunci

M. Setyo Mukti, Dalang Muda asal Lampung: Tak Punya Darah Dalang, Kegigihan Menjadi Kunci

Lima kali tampil di ajang serupa, memberikan bekal berharga buat Setyo Mukti Wicaksono. Remaja asal Lampung ini memainkan lakon Amarta Binangun dengan cukup baik. Terlebih kemampuannya dalam memainkan teknik Catur yang boleh dibilang sudah menyerupai Dalang Dewasa. Meski tidak berasal dari keluarga Dalang, Mukti, sapaan akrabnya, mengaku gigih berlatih pada banyak Guru yang membantu menggembleng kemampuannya. Kehadiran Mukti dalam FDM Tingkat Nasional 2018 ini sekaligus menegaskan bahwa, siapa saja, tanpa terkecuali, bisa menjadi Dalang jika…

Share Button
SELANJUTNYA

Devanata Nararya, Dalang Bocah asal Cirebon: Keterbatasan Fasilitas Bukan Alasan

Devanata Nararya, Dalang Bocah asal Cirebon: Keterbatasan Fasilitas Bukan Alasan

Mengagumi Bayu Adi, Devanata mengaku kepincut dengan sabetan sang idola. Devanata mengaku gigih berlatih setiap hari demi mewujudkan impiannya menjadi Dalang sehebat Bayu Adi. Adapun waktu yang dipilihnya untuk berlatih mendalang adalah sepulang jam sekolah. Kegigihan Deva, panggilan akrabnya, musti terus diuji mengingat fasilitas yang tersedia di lingkungan Deva sangat minim. Apalagi Deva bukan berasal dari keluarga Dalang sehingga dibutuhkan energi ekstra untuk mendapatkan peralatan serta keperluan yang dibutuhkan untuk mendalang. Pun begitu, keterbatasan tersebut…

Share Button
SELANJUTNYA
1 2 3 4 14