Prapto Panuju (Pengamat Pewayangan dan Mantan Sekjen PEPADI Pusat): Wayang Harus Mampu Merasuki Bawah Sadar Milenial

Prapto Panuju (Pengamat Pewayangan dan Mantan Sekjen PEPADI Pusat): Wayang Harus Mampu Merasuki Bawah Sadar Milenial

Sempat berada di dalam kepengurusan PEPADI Pusat dan masih aktif berinteraksi dengan dunia Wayang dan Pedalangan hingga kini, membuat Prapto Panuju memiliki refleksi cukup dalam terhadap kondisi duniaWayang di tengah era milenial saat ini. Menurutnya, Wayang membutuhkan lebih banyak orang yang mampu menjembatani nilai-nilai keluhuran Wayang di tengah konteks zaman hari ini. Wayang memang masih eksis dan tak kehilangan generasi penerus, namun penerimaan Wayang perlu diperluas lagi jangkauannya, khususnya generasi milenial. Sungguh sayang jika nilai…

Share Button
SELANJUTNYA

Gabriel Lovre (Pengamat Kesenian Nusantara dan Dosen Seni di Jakarta): Wayang Memiliki Unsur Seni yang Paling Lengkap

Gabriel Lovre (Pengamat Kesenian Nusantara dan Dosen Seni di Jakarta): Wayang Memiliki Unsur Seni yang Paling Lengkap

Bahwa Wayang memiliki nilai yang universal, tak bisa ditampik. Apresiasi terhadap Wayang tak cuma berasal dari dalam negeri semata. Kecintaan terhadap Seni Wayang juga banyak tumbuh pada non Indonesia. Salah satunya pada diri Gabriel Lovre. Pria berdarah Belgia-Perancis ini kerap terlihat di beberapa pagelaran Wayang. Termasuk rutin muncul di kursi penonton FDB yang digelar tiap tahunnya. Gabriel mengaku kepincut dengan pertunjukan Wayang yang menggunakan gamelan sebagai instrumen utamanya. Maklum, dari sekian alat musik, Gabriel paling…

Share Button
SELANJUTNYA

Sarjiyanto, Dalang Muda Boyolali: Piawai Membawakan Manikmaya

Sarjiyanto, Dalang Muda Boyolali: Piawai Membawakan Manikmaya

  Lakon Gugur Gunung Manikmaya atau dikenal juga dengan Tirtoamerto dikenal sabagai salah satu lakon yang cukup sulit untuk dibawakan, termasuk oleh Dalang Dewasa. Namun demikian, Sarjiyanto, Dalang Muda asal Boyolali ini mampu memainkannya dengan baik. Kemampuannya memainkan Wayang dengan teknik sabet maupun kemampuannya dalam bertutur, terbilang baik untuk Dalang Muda seusianya. Sarjiyanto mengaku butuh waktu dua minggu untuk mempersiapkan penampilannya. Meski terbilang singkat, pujian dari Mas Bambang Tri Asmoro yang mewawancarainya selepas pentas terus…

Share Button
SELANJUTNYA

Tradisi dan para belia: Mendengarkan suara remaja

Tradisi dan para belia: Mendengarkan suara remaja

  Remaja dan anak-anak belia kerap disudutkan sebagai generasi yang enggan berdekatan dengan tradisi lokal. Banyak anggapan bahwa remaja adalah kalangan yang mudah hanyut dengan gemerlap budaya luar, dan seolah lupa menjejakkan kaki di tanah sendiri. Bagaimana suara para remaja sendiri menanggapi anggapan ini? Beberapa seniman muda yang terlibat dalam perhelatan besar Festival Dalang Bocah dan Dalang Muda 2018 menyampaikan pandangannya. Khanha Ade Kosasih Sunarya, dalang cilik yang berusia 15 tahun dari Bandung, ternyata menyetujui…

Share Button
SELANJUTNYA

FDB & FDM 2018 Hari Ke-2: Berkembang Secara Signifikan

FDB & FDM 2018 Hari Ke-2: Berkembang Secara Signifikan

Festival Dalang Bocah (FDB) dan Festival Dalang Muda (FDM) 2018 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, telah memasuki hari ke-2, Jumat, 21 September 2018. Sebagai penyelenggara kegiatan yang telah rutin dilaksanakan setiap tahunnya, Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) berharap agar kegiatan FDB dan FDM menjadi ajang yang kompeten untuk meningkatkan pedalangan di Indonesia, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja.Harapan tersebut boleh dikatakan memperlihatkan hasil yang positif. Hal ini terlihat dari padatnya jadwal di hari…

Share Button
SELANJUTNYA

Pembukaan Festival Dalang Bocah dan Festival Dalang Muda Tingkat Nasional 2018

Pembukaan Festival Dalang Bocah dan Festival Dalang Muda Tingkat Nasional 2018

 Ajang Festival Dalang Bocah dan Festival Dalang Muda 2018 akhirnya resmi dibuka. Perlahan namun pasti, penyelenggaraan ajang tahunan PEPADI Pusat ini kian beranjak maju. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah peserta dari tahun ke tahun. Hal man ayang menunjukkan progress perkembangan ajang ini dari tahun ke tahun. Adalah kontingen dari Tulungagung, Jawa Timur yang membuka pertunjukan pembuka di FDB dan FDM 2018. Kontingen Tulungagung mendapat kesempatan ini karena berhasil menyabet prestasi tertinggi tahun sebelumnya….

Share Button
SELANJUTNYA

Festival Dalang Bocah 2018: Mengawal Tradisi Lokal di Era Digital

Festival Dalang Bocah 2018: Mengawal Tradisi Lokal di Era Digital

“Wayang bukan hanya warisan budaya bangsa Indonesia, melainkan telah menjadi warisan budaya dunia,” demikian disampaikan oleh Eko Sulistyo, Deputi IV Bidang Komunikasi Politiik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, melalui sambutannya dalam membuka Festival Dalang Bocah dan Dalang Muda Nasional 2018, di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Eko menekankan pentingnya wayang sebagai tradisi Indonesia yang layak dilestarikan, dan upaya Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) memfasilitasi bakat-bakat muda harus mendapatkan penghargaan tinggi. Eko juga menekankan pentingnya adanya…

Share Button
SELANJUTNYA

Retno Maruti (Maestro Tari Tradisional): Boleh Ikuti Zaman Tapi Pondasi Jangan Goyah

Retno Maruti (Maestro Tari Tradisional): Boleh Ikuti Zaman Tapi Pondasi Jangan Goyah

 Tokoh senior dari seni tradisi ini mengaku sangat senang bisa menghadiri pembukaan Festival Dalang Bocah dan Festival Dalang Muda 2018. Maestro Tari Jawa Klasik Gaya Surakarta ini bahkan berani menampik anggapan bahwa seni tradisi telah mati. Semangat anak-anak dari berbagai daerah untuk urun unjuk bakat di ajang ini sudah cukup menjadi bukti baginya bahwa, anggapan bahwa seni tradisi telah ditinggalkan adalah salah. Bu Retno juga mengingatkan di tengah upaya seni tradisi dalam menghadapi era…

Share Button
SELANJUTNYA

Eko Sulistyo (Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan DIseminasi Informasi Kantor Staf Presiden): Wayang Harus Mampu Melebur Dalam Era Digital

Eko Sulistyo (Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan DIseminasi Informasi Kantor Staf Presiden): Wayang Harus Mampu Melebur Dalam Era Digital

 Pagelaran Festival Dalang Bocah dan Festival Dalang Muda 2018 dipandang sebagai kegiatan yang sangat bermakna oleh Eko Sulistyo, perwakilan Staf Kepresidenan RI yang turut hadir di pembukaan FDB dan FDM 2018. Pengakuan UNESCO terhadap Wayang sebagai World Master Piece of Oral and Intangible Heritage of Humanity. Artinya, pengakuan terhadap budaya Adiluhung ini bukan hanya sebatas Nusantara semata, tapi juga dunia. Dengan demikian, upaya pelestarian melalui ajang seperti ini layak mendapat dukungan dari berbagai pihak….

Share Button
SELANJUTNYA

Ekotjipto (Dewan Penasehat PEPADI Pusat): Bangga Acara Seperti Ini Terus Berjalan

Ekotjipto (Dewan Penasehat PEPADI Pusat): Bangga Acara Seperti Ini Terus Berjalan

 Kebanggan itu terpancar jelas dari wajah Bapak Ekotjipto, sesepuh yang juga mantan Ketua Umum PEPADI Pusat sebelumnya. Ditemui di sela pagelaran, Pak Eko mengaku bangga Festival Dalang Bocah dan Festival Dalang Muda bisa terus berjalan. Karena selain karakternya yang memberikan tontonan, tuntunan, dan tatanan, ajang FDB dan FDM sendiri merupakan salah satu pertaruhan Wayang di masa depan. Betapa tidak, ajang ini berfokus pada pengembangan bakat usia dini yang memikul sejarah tradisi dalam kesenian Wayang….

Share Button
SELANJUTNYA
1 2 3 4 5 10